Oleh Gusti Bob.
Begitulah pertanyaan salah satu orang India tinggal di Calif sana (sebenarnya dia menyebutkan $10, jadi kalau di Rupiahkan sekitar Rp 85,000) via email, yang mengenal saya melalui forum di BusinessWeek (Bloomberg). Nah, menurut pembaca, bisa tidak memulai usaha hanya dengan memiliki uang Rp 100 ribu?
Saya yakin pertanyaan yang sama juga ada di kepala banyak orang di Indonesia . Dan jika ditanyakan kepada para perencana keuangan, koki uang atau apalah sebutannya di Indonesia , pasti disarankan untuk menyimpan uang tersebut—bisa-bisa malahan dianggap pertanyaan main-main.
Bagi saya yang tidak punya predikat koki uang, tidak ada yang namanya uang kecil. Uang adalah uang—sekecil apapun bisa dikelola. Jika ada orang yang masih berpikir uang kecil-uang besar, maka saya menganggap orang tersebut bukan memiliki masalah ‘keuangan’, melainkan sedang menghadapi masalah ‘mental’.
Pertanyaannya: Benarkah manusia hanya butuh darah untuk hidup?
Saya khawatir jawabannya: TIDAK BENAR. Yang sungguh-sungguh dibutuhkan oleh manusia adalah oksigen, karbohidrat, mineral dan vitamin (makanan). Dan fungsi darah hanya mengedarkan zat-zat tersebut. Andai saja ada bentuk lain [selain darah] yang bisa berfungsi mengedarkan zat-zat tersebut, maka darah tidak akan dibutuhkan lagi.
Kesalahan persepsi umum inilah yang melahirkan anggapan bahwa untuk memulai usaha dibutuhkan banyak uang. Faktanya, ada banyak hal yang dibutuhkan jauh sebelum uang. Apa saja itu?
1. Produk/Jasa
Bisakah menjalankan usaha tanpa produk/jasa? Tidak. Tidak ada usaha apapun yang bisa berjalan tanpa memiliki produk/jasa. Dan untuk sukses, yang dibutuhkan pastinya bukan produk biasa-biasa saja, melainkan produk berkwalitas yang memiliki daya saing tinggi. Produk yang bisa menarik minat orang di antara hiruk-pikuknya persaingan usaha.
Mungkin seseorang memiliki uang (untuk modal usaha) dalam jumlah milyaran, tetapi itu samasekali tidak menjamin bisa menjalankan usaha. Sementara seseorang yang hanya memiliki uang 100 ribu saja, tetapi memiliki daya kreatifitas tinggi jauh lebih memiliki kesempatan untuk menciptakan produk unik dan berkwalitas.
Untuk menghasilkan produk yang dibutuhkan seringkali bukan uang, melainkan DAYA KREATIFITAS.
2. Pasar
Menghasilkan produk yang tidak memiliki pasar (market) tidak bisa disebut usaha, melainkan hanya hobi. Untuk berjalan dengan baik, diperlukan pasar yang teridefinisi, bisa dimengerti, dan bisa diidentifikasi dengan sangat baik dalam skala yang luas. Idealnya, diperlukan orang yang bukan saja menyukai, tetapi yang sungguh-sungguh membutuhkannya, akan mengalamai kesulitan besar jika harus menjalani hidup tanpa produk yang anda hasilkan.
Jika orang-orang seperti ini tidak diketahui, atau tidak bisa ditemukan, atau memang tidak ada, maka modal bermilyar-milyarpun tidak akan bisa membuat produk yang dihasilkan bisa terjual. Artinya, juga tidak menjamin usaha bisa berjalan.
3. Tindakan
Oke. Mungkin sesorang mememiliki ide yang luar biasa untuk menghasilkan produk yang menurutnya juga memiliki potensi pasar yang luas. Orang lainnya lagi, mungkin menghabiskan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari untuk menggodog ide, melakukan penelitian pasar, memperhitungkan segala kemungkinan untuk pengembangannya kelak. Tetapi, apalah artinya itu semua tanpa tindakan yang nyata.
Untuk menjalankan itu semua, diperlukan tindakan nyata. Lambat mengeksekusi ide, bisa jadi pasar telah terambil alih oleh orang lain.
4. Penyelesaian
Ide yang diwujudkan setengah-setengah masih lebih baik dibandingkan dengan ide yang samasekali tidak pernah diwujudkan. Eksekusi ide tidak harus sempurna—dalam banyak kasus, ‘menjadi-produktif’ jauh lebih baik (dan memungkinkan) dibandingkan ‘menjadi-sempurna’. Akan tetapi, seburuk-buruknya, ide yang dieksekusi haruslah bisa diselesaikan menjadi sesuatu yang bisa dijual/dipertukarkan dengan uang.
Jadi ada 4 hal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha, jauh lebih penting dibandingkan sekedar uang, yaitu: produk, pasar, tindakan, dan penyelesaian. Tanpa keempatnya, bahkan modal bermilyar-milyarpun tidak akan ada artinya.
Mungkin ada yang ingin bertanya: “Lalu, apakah dengan uang 100 ribu, saya mampu melakukan keempatnya?”
Hanya sambungan internet, kreatifitas, semangat, dan keyakinan.

1 komentar:
Posting Komentar